WARGA CIKARANG UTARA PROTES PENJUALAN KONDOM DI MINIMARKET YANG TERLALU VULGAR

By

Bekasisociety.com – Penjualan alat kontrasepsi berupa kondom yang terjual bebas di sejumlah  minimarket mulai menuai protes dari masyarakat. Pasalnya, barang-barang yang kurang layak dipasarkan secara bebas itu  terang-terangan terdisplay di rak pajang hampir setiap minimarket.

Menyikapi hal itu, sebuah kelompok masyarakat yang menamakan diri sebagai Forum  Silaturrahmi Warga Muslim (FOSWAM) Cikarang  Utara secara resmi mengirim surat teguran kepada hampir seluruh minimarket di Cikarang Utara yang letaknya berdekatan langsung dengan wilayah perkampungan.

Hari ini, Senin (17/2/2020) FOSWAM telah melayangkan surat ke sekitar 50 minimarket di sejumlah Desa di  Cikarang Utara diantaranya di Desa Waluya, Karangasih, Karang Baru, Harja Mekar, Cikarang Kota, Pasir Gombong dan Karang Raharja dan Simpangan.  Jumlah ini  kemungkinan akan terus bertambah ke Desa dan Kecamatan lainnya.

Dalam surat yang ditandatangani oleh Ustadz M. Sartono selaku Ketua dan Khoirul Hidayat  Anwar selaku Sekretaris. FOSWAM menyebutkan bahwa alasan  mendasar yang  melatar belakangi peredaran surat tersebut adalah sebab penjualan kondom secara vulgar itu bertentangan dengan kebudayaan dan  norma  agama yang dianut oleh mayoritas warga sekitar. Karena  alat kontrasepsi tersebut seringkali disalah gunakan oleh pasangan muda-mudi untuk melakukan hubungan pranikah (perzinahan).

Adapun landasan hukum atas diterbitkannya surat tersebut FOSWAM merujuk pada Undang-undang Republik Indonesia nomor 52 tahun 2009  tentang perkembangan kependudukan dan  pembangunan keluarga pasal 23 sampai pasal 28  dan KUHP pasal  481 tentang pelarangan penyebaran alat kontrasepsi.

Dalam surat tersebut juga dinyatakan bahwa pihak Minimarket  diberi waktu selambat-lambatnya tujuh hari untuk menanggapi. Apabila dalam waktu yang ditentukan belum ada respons maka warga akan melakukan aksi lebih lanjut.

BACA JUGA :  Bersama TNI POLRI! Aparatur Desa Karang Sambung Keliling Kampung Imbau Pencegahan Covid-19

Wakabid Hisbah FPI Kabupaten Bekasi Al Ustadz Dede mengatakan,”Penjualan kondom secara vulgar diminimarket sangat tidak baik, Kedepanya penjualan kondom diminimarket jangan vulgar seperti ini,”ucapnya. *(Red).

You may also like