Tuduhan Pembongkaran Makam, H. Jamaludin. HR Akan Lapor Polisi, Waduh!

By

Bekasisociety.com – Pemindahan makam oleh pihak keluarga salah satu tokoh di tanah wakaf (Makam Pohon Sambi) salah satu milik keluarga salah satu cakades Desa Tanjung Sari, yang belum lama ini usai. Minggu (17/01/2021).

Pembongkaran yang dilakukan langsung oleh pihak keluarga mulai pagi sampai siang hari dengan di saksikan oleh seluruh pihak keluarga dan masyarakat sekitar.

Pembongkaran ini menjadi polemik karena beredar isu di masyarakat bahwa pembongkaran makam tersebut dilakukan akibat dari kekalahan salah satu cakades Desa Tanjung sari pada beberapa waktu yang lalu.

Pihak keluarga pada saat di konfirmasi mengatakan ini hasil musyawarah keluarga jangan di sebar luaskan karena ini hanya pindahan ke area makam keluarga saja tidak karena ada hal yang lain.

“Kami pihak keluarga sudah tenang dan jangan di besar – besarkan dan jangan disebar luaskan,”ujar salah satu keluarga.

Pembongkaran makam tersebut menjadi polemik karena adanya salah satu konten yang beredar di medsos karena isu yang beredar bahwa pembongkaran ini karena kekalahan dari salah satu cakades Desa Tanjung Sari H.Jamaludin dan para awak media pun langsung mencoba konfirmasi H. Jamalaudin di kediamannya.

H. Jamaludin pun menerima rekan media yang hendak mengklarifikasi bahwasanya, tentang beredarnya isu yang menerangkan bahwa pembongkaran makam tersebut ada kaitanya dengan kekalahan dirinya pada kontestasi pilkades yang sudah beredar pada salah satu konten youtube.

“Ngga bener itu! Saya saja baru tahu setelah ada yang ngirim link youtube melalui pesan WA, Memang benar makam pohon sambi itu adalah wakaf dari orang tua saya dan pembongkaran makam yang tadi pagi itu saya tidak pernah minta untuk dibongkar.”Ucap H. Jamaludin.

H. Jamaludin juga menegaskan bahwa makam tidak ada masalah apa -apa, Tapi kalau ada yang mau makamin disitu bagi masyarakat sekitar yang mau memakamkan disitu harus konfirmasi terlebih dahulu kepada keluarga saya, karena makam pohon sambi itu sebenarnya hanya untuk pemakaman keluarga.

Terkait masalah konten youtube yang sudah beredar tersebut, H. Jamaludin bersama keluarga yang merasa tersudutkan akan membawanya ke ranah hukum.

“Saya akan laporin akun medsos yang menyebar kabar terkait pembongkaran makam yang di kaitkan dengan saya. Terlebih oknum yang bersangkutan tidak konfirmasi terlebih dahulu terhadap saya. Saya merasa di rugikan,”pungkas H. Jamaludin. (BR/Red)

BACA JUGA :  Waktu Buka Puasa Tiba, Polisi Di Cikarang Utara Bagikan Makanan Dan Masker

You may also like